*

Thursday, 7 December 2017

7 Tip Galak Anak Hiking





Mungkin tidak banyak orang tua yang memiliki inisiatif untuk mengajak serta anak-anaknya mendaki. Berbagai alasan banyak dilontarkan para orangtua.

Padahal, banyak manfaat yang didapat dari mengajak anak mendaki. Di antaranya melatih kemandirian dan makin mencintai alam. Bagi orangtua yang berencana untuk mengajak putra-putrinya mendaki berikut tipsnya.


1. Mulai dari usia dini

Jeff Alt, penulis buku Get Your Kids Hiking: How to Start Them Young and Keep It Fun, menyarankan agar membawa anak untuk melakukan kegiatan di luar rumah sedini mungkin.

Tidak perlu pergi terlalu jauh atau menjadi backpacker. Kita cukup menggendongnya dan memperkenalkan anak pada pepohonan, membiarkan mereka menggali lubang semut misalnya, yang tentu saja tetap dalam pengawasan kita.
Penelitian membuktikan bahwa menghabiskan waktu di ruang hijau terbuka dapat mengurangi stress dan untuk anak yang dibiasakan untuk berkawan dengan alam sedari kecil, mereka akan lebih mudah bersosialisasi.


2. Tidak usah terburu-buru

Meskipun kita adalah seorang pecinta alam atau pendaki handal, jangan pernah paksakan anak untuk mencapai puncak. Memaksakan anak hanya akan menciptakan kesan pendakian yang buruk pada anak. Menurut Alt, untuk usia balita mereka hanya mampu menyelesaikan sekitar 45 meter.
Tugas para orangtua ketika mengajak anak mendaki adalah memberikan arahan, membiarkan mereka mengenal hal-hal baru,  dan terus menyemangati mereka.

Sekali lagi dengan catatan tidak ada pemaksaan pada anak. Posisikan diri kita sebagai teman dan pelindung yang menyenangkan saat pendakian.


3. Libatkan anak-anak

Memberikan anak tugas akan membuat mereka semakin bersemangat. Misalnya, biarkan mereka menyiapkan kudapan ringan atau libatkan dalam mencari jalur pendakian untuk anak tertua.

Kita juga bisa melakukan piknik ketika sedang beristirahat dalam pendakian. Jadikan pendakian ini seperti permainan atau petualangan yang menyenangkan bagi anak-anak.

Kita juga sekaligus bisa mengenalkan apa saja yang jenis-jenis pohon atau serangga yang terdapat dalam pendakian, misalnya.


4. Gunakan teknologi

Meskipun kita dan keluarga berkegiatan outdoor, tetap menggunakan teknologi bukanlah hal yang buruk. Kita bisa menggunakan GPS untuk mengetahui lokasi dan abadikan momen pendakian bersama anak-anak dengan kamera!


5. Bantu anak hilangkan rasa takut

Tidak semua anak akan menyukai ide untuk pergi mendaki. Mungkin salah satunya karena rasa takut. Yakinkan anak kita bahwa pendakian akan baik-baik saja dan banyak hal baru yang bisa ditemui saat pendakian.

Dengan terus mendorong anak melakukan hal-hal baru ia akan tumbuh menjadi anak yang pemberani. Pastikan orangtua selalu berada di sampingnya dan terus mengawasi ketika mendaki..


6. Persiapan yang matang

Mendaki bersama keluarga mungkin bisa jadi hal yang paling sulit dilupakan bagi sebagian orang yang menyukainya. Namun, kita juga tidak bisa menyepelekan sebuah rencana pendakian.

Mungkin bagi orangtua yang pertama kali mengajak anak-anaknya mendaki, kita bisa meminta bantuan pemandu yang berpengalaman dan tidak perlu mendaki ke tempat yang terlalu tinggi, mengingat persiapan yang harus dibawa haruslah lengkap meskipun hanya sehari pendakian.

Gunakan kompas atau GPS untuk navigasi. Bawa juga kacamata dan tabir surya, senter, perlengkapan obat-obatan, korek, peralatan mendaki, selimut, pakaian, makanan dan minuman yang lebih.


7. Jangan panik

Ada kalanya anak merasa tidak nyaman, takut, atau sebagainya yang membuat ia menangis. Para orangtua tak perlu panik mengatasi hal ini, karena panik akan membuat keadaan akan makin buruk.

Hal yang harus para orangtua ingat adalah mereka membawa anak yang mungkin pendakian adalah pengalaman pertama bagi mereka. Kita bisa menenangkan anak-anak dengan memeluknya dan tanyakan apa yang ia butuhkan.

Ciptakan energi positif pada anak selama pendakian. Jalin kerjasama antar anak dan anak dengan orangtuanya.








Hiking Bukit Payung, Parit Sulong, Batu Pahat



- 3 Disember 2017
- Bukit Payung, Parit Sulong, Batu Pahat :
- 848 ft / 258 m
- Sampai puncak lebih kurang 45 minit bergantung pada stamina masing-masing. Untuk smpai ke bukit2 lain ambil masa dalam 3 jam. (ada 5 bukit)
- View Kawasan Bandar Batu Pahat, Gunung Banang, Selat Melaka, sekitar Parit Sulong dan Yong Peng.




Assalamualaikum. Kali ni aku ajak korang jejak Bukit Payung di Batu Pahat, Johor. No guide main terjah je..... hihi mcm tau la sangat. Plan awal cuma beberapa orang je aku ajak tapi tak sangka la pulak ramai yang nak join. 27 orang termasuk kanak-kanak bawah 12 tahun 5 orang.



 

Keluar Tol Yong Peng Utara masuk jalan Yong Peng arah ke Muar. Guna waze je lagi mudah. Search Homestay Bukit Payung, Parit Sulong... kompom jumpa. Dalam 19 km dari Tol Yong Peng Utara. 17 minit dah sampai lokasi. (Kat Homestay tu ada sediakan tandas kalau nak mandi dengan bayaran rm3 sahaja).

Hujan mula renyai2. Pukul 8 pagi kita orang mulakan pendakian. Jalan terus je melalui denai kebun kelapa sawit, lebih kurang 15 minit akan jumpa lorong kecil semak, pokok resam masuk ke trail Bukit Payung.







Pendakian mula mencanak. Bagi yang baru belajar2 mendaki pasti ini satu cabaran kerana track memerlukan stemina yang lebih dan penggunaan tangan yang banyak untuk memaut pokok dan pada akar kayu.





Memandangkan kali ini ramai bawa kanak2 so perjalanan agak lambat dan slow. Bantuan dan sokongan perlu di berikan supaya mental tidak koyak and tidak mudah pewai.







Walaupaun track menegak sampai puncak Bukit Payung tapi semua perserta berjaya sampai puncak.










Dalam masa yang sama jugak kita orang mendaki bukit lain iaitu Bukit Alam, Bukit Bangkuit dan Bukit Berdiri tapau. Cuma 1 bukit iaitu bukit bendera tak dapat sampai memandangkan kami bawa kanak2. Semua pewai bila bekalan air kehabisan



Perjalanan dari 1 bukit ke 1 bukit tidak la mencabar. Banjaran Bukit Payung, kadang landai dan kadang mendaki. Cuma disetiap bukit ada melalui kawasan lapang dan agak perit bila matahari mula memacak.




Agak kecewa bila Air Terjun Bukit Payong Batu Pahat, satu2nya yang ada disitu tidak dapat ditemui. Kesian kat anak2 yang join. Bersemangat mereka untuk meneruskan pendakian dari bukit ke bukit yang lain tetapi tempat yang di tuju tidak jumpa. Jelas kelihatan hampa di raut wajah mereka. Tak pe lain kali kita cuba cari lagi ye....



Sangat berbaloi, top view yang awesome!
 






Track tak la mencabar tapi licin sebab pasir dan kurang akar kayu tempat menapak. Time turun memang main gelongsor je la...



Dinasihatkan kalau korang nak pergi bawa orang yang pernah pergi/guider sebab track agak samar dan bahaya. Aku pergi pun main agak2 je susur laluan yang agak2 orang lalu. Sampai puncak Bukit Payung untuk ke bukit2 bersebelahan berpandukan pada reben yang ikat di pokok. Laluan sempit. Kalau mis 1 reben kompom boleh sesat.

So jangan wat macam aku ok, yang main redah je.

Selamat turun jam 2.15 petang.

Seronok pasti aku akan repeat lagi...

Thursday, 30 November 2017

Hiking Gunung Ledang via Asahan








Hiking Gunung Ledang via Asahan
Ketinggian 1,276 meter 
25 November 2017 (Sabtu)
70 orang penyertaan
Hantaran RM50.00



Assalamualaikum,

Gunugn ledang?...  aku rasa okey je sebab baca komen di face book ramai yang kata Gunung Ledang trek lebih okey berbanding dengan Gunung Nuang. Tapi jangkaan aku jauh tersasar. Perghhhh… lagi pewai beb….
Gunung Ledang di Daerah Tangkak, Johor. Terletak berdekatan dengan sebuah pekan kecil iaitu Asahan, Melaka. Di puncak gunung ini terdapat stesen pemancar TV dan radio. Gunung Ledang biasanya dikaitkan dengan satu lagenda, iaitu lagenda Puteri Gunung Ledang.


Buat pertama kalinya aku menjelajah ke Gunung Ledang. Perjalanan daytrip melalui Trail Asahan, trail lebih jauh dari Sagil. Dari kulai Johor keluar tol Tangkak dan lebih kurang 40 minit ke 1 jam untuk sampai ke trail Gunung Ledang via Asahan. Waze je, InshaAllah akan sampai  Marking Trailhead adalah Laman Tiga Budaya Asahan.



Kita orang pergi seramai lebih 70 orang dari belbagai daerah dan Negeri. Aku memang sengaja bergerak dari Kula, Johor awal pagi supaya ada waktu untuk berehat dan solat subuh di Tol Tangkak. Meetting point kita orang di Pos pendaftaran Taman Negara, Laman Tiga Budaya Asahan.
 







Semua peserta di berikan taklimat  secara ringkas oleh guide dan pantang larang sepanjang ke Puncak Gunung Ledang.






Kita orang dinasihatkan supaya tidak mengambil gambar pencawang yang ada dikawasan Gunung Ledang kerana ia dilarang oleh pihak Jabatan Hutan.

Peserta dibahagikan kepada 7 kumpulan dan setiap kumpulan ada guide dan seorang sweeper yang mengawal setiap perjalanan. Perjalanan bermula pada jam 8.15 pagi.  Kita orang akan melalui 8 CP:

CP1 (319m) Enggang Berangan
CP2 (514m) Hentian Tanuman
CP3 (581m) Hentian Unggas
CP4 (648m) Lembah Beruang
CP5 ( 837m) Batu Belumut
CP6 (948m) Padang Batu
CP7 (1078m) Gunung Rundok
CP8 (1276m/4187ft) Puncak Gunung Ledang

Perjalanan dari Entrance ke CP1 (319m) Enggang Berangan trek sudah mula mendaki hingga ke CP2 (514m) Hentian Tanuman. 







Untuk ke CP3 (581m) Hentian Unggas trail masih sama kadang-kadang landai dan trek berakar perlu berhati-hati. CP3 merupakan Kawasan Penanda (landmark point) untuk memastikan kumpulan samada dalam keadaan sesuai untuk meneruskan pendakian. 
 



Trail ke CP4 (648m) Lembah Beruang kadang landai dan menurun tetapi mula mencanak untuk sampai ke CP5 ( 837m) Batu Belumut hingga ke CP 6.


Untuk sampai ke CP6 kita orang menempuh batu hampar yang amat tinggi. Tempat ni cantik. 50-60 % darjah kecuramannya. Tali disediakan tetapi perlu berhati-hati. 


Kita orang perlu sampai di CP6 (948m) Padang Batu sebelum jam 12 pm. Alhamdulillah kita orang sampai awal 1 jam iaitu jam 11 pagi (tenggah bersemangat agaknya hihi…). Jika lewat dari masa yang ditetapkan kita orang dilarang untuk meneruskan pendakian. Di sini peserta perlu mendaki batu yang agak tinggi. Sini juga ada watersource, ada air terjun kecil. Ada paip yang memang dah dibuat oleh pihak Jabatan Taman Negara. perserta boleh mengisi bekalan air untuk ke Puncak. Disediakan juga tandas dan tempat bersolat.










Trek menurun semula dari CP 6 dan pertengah trek mula mencanak, pacak dan batu-batu hampar curam ketinggiannya hingga 70-80 degree untuk sampai ke ke CP7 (1078m) Gunung Rundok.  kat sini korang perlukan tenaga and stamina yang tinggi terutamanya semasa mendaki batu-batu hampar yang curam ketinggiannya…… sayup-sayup je.  gayat weeii…. Maunya pitam tengok bawah….




 





Peserta perlu sampai CP 7 sebelum jam 1 petang. Seramai 10 orang peserta tidak dibenarkan meneruskan perjalanan kerana sampai di sini jam 1.10 petang. Puas memujuk guide tetapi itu keputusannya. Kuatir jika lewat sampai puncak pendaki gagal turun sebelum malam. 

Alhamdulillah, dengan usia 45 tahun aku diberi kesihatan yang baik,  tubuh badan yang sihat, berjaya sampai ke puncak jam 12.40 petang.






Jam 1.15 petang kita orang mulakan pergerakan untuk turun. Tiba di Padang Batu untuk bersolat dan mengisi bekalan air sepanjang perjalanan turun ke Pos Pendaftaran.
Waktu turun mantel agak koyak bila rasa dari CP2 untuk sampai ke CP1 terasa terlalu jauh. ‘Kenapa tak sampai-sampai ni….arghhhhh’ …. Sebenarnya dah terlalu pewai…..haha


Tiba di Pos Pendaftaran Asahan jam 5 petang. Agak berbangga dengan pencapaian diri sendiri bila berjaya menghabiskan pendakian dengan mengambil masa 8.45 minit dan merupakan antara 10 orang yang terawal membuat pendaftaran keluar…. Bersurai.